Bugar Di Awal Februari Bersama Menteri

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 03 Februari 2017, Dibaca : 667 Kali  

Menteri Bersama Pegawai dilingkungan Kemenkes melaksanakan senam Kebugaran

JAKARTA—Mengawali Jumat pertama di bulan Februari 2017, seluruh pegawai di lingkungan Ditjen Kesehatan Masyarakat bersama Menteri Kesehatan dan para pegawai dari unit lain  di kantor Kementerian Kesehatan mengikuti senam kebugaran yang telah menjadi agenda rutin di setiap hari Jumat pagi, dalam upaya promosi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang telah dicanangkan pada beberapa waktu lalu.

 

Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu: 1) Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, 2) Mengonsumsi buah dan sayur; dan 3) Memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit. Tiga kegiatan ini dipilih karena dapat segera dimulai dari diri sendiri dan keluarga, dilakukan saat ini juga, dan tidak membutuhkan biaya yang besar

Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin

Perubahan pola penyakit yang disebut ‘transisi epidemiologi’ yang 30 tahun terakhir ini terjadi di Indonesia, ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti stroke, jantung, diabetes menjadi salah satu latar belakang didengungkannya gerakan masyarakat menuju hidup sehat. Perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat perlu dilakukan secara sistematis dan terencana oleh semua komponen bangsa; untuk itu GERMAS menjadi sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Bazar Buah dan Sayur

Senam yang diselenggarakan di lapangan parkir Kemenkes, Jakarta, pada Jumat pagi (3/2)  itu, menjadi bagian dari kegiatan untuk mensukseskan Gerakan Masyarakat Menuju Sehat (GERMAS). GERMAS diharapkan dapat membangkitkan rasa tanggung jawab bahwa sehat harus diawali dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

 

Pada kesempatan pagi itu, selain digelar  senam kebugaran bersama juga diselenggarakan pemeriksaan kesehatan dan bazar buah dan sayur. Banyaknya pegawai membororng buah dan sayur yang diajajakan pedagan dalam bazar itu, mungkin bisa menjadi indikator keberhasilan Germas di lingkungan pegawai Kementerian Kesehatan –(fey)-