Penggalangan Komitmen DIY Menuju Deklarasi Stop BABS Tahun 2017

Dipublikasikan Pada : Selasa, 07 Februari 2017, Dibaca : 671 Kali  

Direktur Kesling memberikan sambutan

 

Bertempat di Agromina Karangsari, Karanggeneng, Purwobinangun, Pakem, Sleman, pada hari Selasa, 7 Februari 2017, terlaksana acara Penggalangan Komitmen DIY Menuju Deklarasi Stop BABS Tahun 2017. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun kesepakatan bersama/komitmen antar pemangku kepentingan, pengelola dan pelaksana STBM di DIY terhadap capaian desa/kelurahan Stop BABS menuju Daerah Istimewa Yogyakarta Stop BABS Tahun 2017.

 

Penyelenggaraan dilaksanakan diruang semi terbuka dan alam terbuka dengan metode fun learning dan pendekatan experiental learning. Ice breaking and energizing dilakukan agar suasana pembelajaran menyenangkan. Peserta pun dibagi dalam beberapa kelompok agar terbangun spirit motivasi serta nuansa kompetisi. Games, simulasi dan role play, dan commitment building dilakukan untuk membangun continous improvement personal.

 

DIY terdiri dari 438 desa/kelurahan dan sampai dengan akhir tahun 2016 sebanyak 422 desa/kelurahan sudah melaksanakan STBM dan sebanyak 392 desa/kelurahan sudah menyatakan Bebas Buang Air Besar sembarangan (Stop BABS). Pada tahun yang sama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga telah berhasil melakanakan deklarasi Stop BABS tingkat kabupaten pada tanggal 26 Oktober 2016. Sementara kabupaten/kota lainnya untuk status jumlah desa Stop BABS adalah sbb Kabupaten Sleman sebanyak 80 dari 86 desa, Kabupaten Kulon Progo 68 dari 88 desa, Kabupaten Bantul sebanyak 55 dari 75 desa dan Kota Yogyakarta sebanyak 45 dari 45 kelurahan.

 

Pada tahun 2017, DIY mempunyai target seluruh desa/kelurahan (438 desa/kelurahan) di DIY sudah melaksanakan Stop BABS. Karena itu, diperlukan upaya untuk mendorong 46 desa sisanya (10,50%) untuk juga dapat melaksanakan Stop BABS dengan langkah-langkah sbb:

  • Komitmen bersama pemangku kepentingan, pengelola dan pelaksana STBM di DIY
  • Advokasi kepada perangkat desa (pemerintah desa dan LPMD) di 46 desa
  • Monitoring evaluasi terhadap penggerakan masyarakat kepad 46 desa melalui tahapan pemicuan, keberadaan natural leader dan penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM)
  • Verifikasi Stop BABS

 

Para pemangku kepentingan yang berasal dari Kemenkes, Dinkes Provinsi, BBTKLPP Yogyakarta

 

Penandatanganan komitmen

 

Komitmen bersama antara pemangku kepentingan, pengelola dan pelaksana STBM di DIY hanya merupakan langkah awal untuk mewujudkan DIY Stop BABS tahun 2017, yang mana baru merupakan Pilar 1 dari 5 pilar STBM. Karena itu, pembangunan komitmen dalam pelaksanaan empat pilar STBM lainnya  juga diperlukan yaitu Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMMRT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT) dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLCRT). (KD)