Pertemuan Kick Off Meeting Pamsimas III Tahun 2017

Dipublikasikan Pada : Senin, 27 Februari 2017, Dibaca : 708 Kali  

Peserta Pertemuan Kick Off Meeting PAMSIMAS III Th 2017

JAKARTA-Dampak kesehatan dari tidak terpenuhinya kebutuhan dasar terhadap air bersih dan sanitasi, diantaranya akan berdampak pada anak-anak sebagai kelompok usia rentan yang secara khusus berisiko terhadap penyakit bersumber air, seperti diare. Anak yang sering sakit akibat rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan kronis dimana anak menjadi pendek atau biasa disebut stunting.

 

Dalam rangka pencapaian Akses Universal Tahun 2019, sektor air minum dan sanitasi melalui pendekatan pembangunan berbasis masyarakat, memperluas jangkauan Program Pamsimas. Pamsimas I yang berlangsung tahun 2008-2012 dan Pamsimas II yang berlangsung tahun 2013-2015 telah berhasil meningkatkan akses pelayanan air minum dan sanitasi di sekitar 12.000 desa yang tersebar di 218 kab/kota. Karena itu untuk Pamsimas III yang akan berlangsung tahun 2016-2019, target desa bertambah menjadi 15.000 desa yang tersebar di 365 kabupaten.

 

Implementasi Pamsimas dilaksanakan untuk mendukung strategi nasional dalam sektor air minum dan sanitasi yaitu air bersih untuk rakyat dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Untuk Komponen Kesehatanbertanggung jawab terhadap komponen Peningkatan Layanan dan Perilaku Higienis dan Sanitasi. Tujuannya adalah untuk membantu memfasilitasi masyarakat dan institusi lokal dalam perubahan perilaku menuju hidup bersih dan sehat (PHBS), dan peningkatan akses sanitasi dasar.

 

Dari kiri ke kanan: dr.Imran Agus Nurali, SpKO (Direktur Kesehatan Lingkungan), dr.Anung Sugihantono, MKes (Dirjen Kesmas), dr.Eni Gustina, MPH (Direktur Kesehatan Keluarga)

Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Anung Sugihantono, M. Kes, menyatakan bahwa, rekan-rekan kesehatan tidak sendiri dalam menuntaskan tugas peningkatan sektor sanitasi demi meningkatnya derajat kesehatan masyarakat. Beliau berharap ada sinergi antara konsep yang ada dan implementasinya sebagai bagian dari tanggungjawab kita sebagai institusi kesehatan.

 

Sementara itu Direktur Kesehatan Lingkungan dr. Imran Agus Nurali, SpKO, juga menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan telah menganggarkan sejumlah dana untuk mendukung pelaksanaan kegiatan STBM, baik yang berasal dari APBN maupun DAK Kesehatan Non Fisik (BOK) Tahun Anggaran 2017. 

 

Pertemuan Kick Off Meeting Pamsimas III yang berlangsung 22 – 25 Februari 2017 dilaksanakan di Hotel Bidakara. Pertemuan tersebut dihadiri oleh para pengelola Program Kesehatan Lingkungan di Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten sebanyak 260 orang dengan menghadirkan narasumber dariBadan Perencanaan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, lintas program terkait di Kementerian Kesehatan. (IH)