Hadapi Tahun Politik Jangan Kita Lupakan Ukhuwah

Dipublikasikan Pada : Rabu, 18 April 2018, Dibaca : 309 Kali  

JAKARTA--- Ukhuwah adalah satu konsepsi Islam yang menyatakan bahwa setiap muslim dengan muslim lainnya pada hakikatnya adalah saudara. Landasannya QS Ali Imran 103, hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Kesmas dr.Kuwat Sri Hudoyo, MS, ketika membacakan sambutan Menteri Kesehatan dr. Nilla Moelek pada acara peringatan Isra’ Mi’raj 1439H, di masjid Al-Afiah,  lantai5, gedung Kemenkes Jakarta.

Sekretaris Ditjen Kesmas ketika membacakan pidato Menteri Kesehatan pada acara Isra Miraj di gedung Kemenkes Jakarta (17/4/2018)

“Di tahun politik pada 2019 mendatang, dinamika sosial masyarakat akan diramaikan dengan isu-isu masifnya penyebaran berita hoax yang dikait-kaitkan sebagai warna kontestasi Pilkada dan Pilpres 2019”, tutur dr. Kuwat -- Untuk itu, ujar dr.Kuwat, Ukhuwah islamiyah harus tetap dijaga sebagai pemersatu umat.

Hamdani dan Nabiila ketika membacakan ayat suci Al-quran dan terjemahannya

Peringatan Isra Miraj yg diselenggarakan pada Selasa (17/4/201) siang itu,  diawali dengan pembacaaan ayat suci al’quran yang dilantunkan oleh Hambali dengan pembacaan saritilawah oleh Nasri Nabilla dari Ditjen Kesmas. Sementara penceramah pada acara yang dihadiri  oleh ratusan pegawai di lingkungan kantor Kemenknekes Jakarta itu disampaikan oleh Dr.dr.Ari Fahrial Syah SpD, Dekan FKUI.

Dr.dr.Ari Fahrial Syah SpD, Dekan FKUI, ketika memberikan ceramah pada Isra Miraj di geung Kemenkes RI, Jakarta, Selasa (17/4/2018)

Dalam ceramah yang disampaikannya, Ustadz Ari menyinggung tentang hikmah dalam peristiwa perjalanan kilat yang dilakukan Rassulullah SAW pada malam Mi’raj itu.

 

“Hanya dengan keimanan kita yang bisa mempercayai perjalanan kilat dari masjidil Aqsha ke masjidil Harram yang dilanjut dengan perjalanan menembus  langit untuk menerima perintah Sholat”, ungkapnya.

 

Ceramah yang bertema “Sahalat sebagai wujud ketaatan dan pengendalian dari modal untuk membangun umat dan bangsa melalui Ukhuwah Islamiah”, menyinggung pula soal disiplin waktu dalam melaksnakan sholat lima waktu sesuai perintah yang diterima Rasulullah padaperistiw Isra’ Mi’taj tersebut. -(fey)-