Hari Kartini 2019, Dirjen Kesmas Ajak kaum Perempuan Indonesia Menjadi Teladan Bagi Keluarga

Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 April 2019, Dibaca : 190 Kali  

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI gelar upacara peringatan Hari Kartini 2019 di halaman gedung Kemenkes pada Senin (22/4). Dirjen Kesmas dr. Kirana Pritasari, MQIH sebagai inspektur upacara mengajak kaum Perempuan  Indonesia menjadi teladan bagi keluarga dan peduli untuk menjaga kesehatan.

 

“Ayo kaum perempuan Indonesia, mari menjadi teladan bagi keluarga kita, mari kita ajak masyarakat untuk lebih peduli untuk menjaga kesehatan demi Indonesia Sehat dan Indonesia sebagai Bangsa Yang Hebat,'' ucap Kirana.


Dirjen kesmas menambahkan, kita juga masih menghadapi masalah tingginya angka anemia pada perempuan Indonesia; Kurang Energi Kronik pada Wanita Usia Subur, meningkatnya kasus kanker, HIV dan kekerasan terhadap perempuan. Kita juga harus semakin waspada dengan masih tingginya angka kehamilan pada usia remaja dan masih tingginya pernikahan usia dini.


Perempuan Indonesia, saat ini masih bergelut dengan berbagai permasalahan kesehatan. Angka Kematian Ibu pada tahun 2015, sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Angka Kematian Ibu ini telah mengalami penurunan dibandingkan kondisi tahun 2010, akan tetapi masih lebih tinggi dibandingkan beberapa negara di kawasan ASEAN. Oleh karena itu diperlukan upaya lebih keras lagi, yang membutuhkan peran serta aktif perempuan khususnya yang terkait dengan isu kesehatan reproduksi, pendidikan dan kesetaraan gender. 


“Oleh karena itu, masih diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dan komitmen bersama untuk menurunkan Angka Kematian Ibu, agar tidak ada lagi Kartini- Kartini lain yang meninggal pada masa kehamilan dan melahirkan,'' kata Kirana.


Selain permasalahan tersebut, saat ini masyarakat Indonesia menghadapi tantangan meningkatnya masalah penyakit tidak menular. Terjadi peningkatan prevalensi hipertensi dan diabetes melitus dan penyakit tidak menular lainnya, yang berawal dari perilaku makan berisiko seperti tinggi gula, garam dan lemak; kurang aktivitas fisik, merokok dan gaya hidup tidak sehat lainnya. Mari kita jaga kesehatan diri kita, keluarga kita dan masyarakat kita dengan kita perbaiki pola makan dengan gizi seimbang, berolah raga secara rutin dan periksakan kesehatan kita secara periodik.

 

Saya menghimbau agar kaum perempuan mau dan mampu meneladani sosok Ibu Kartini sebagai pejuang sejati, yang memberi inspirasi bagi keluarga, masyarakat disekitarnya dan bagi bangsa Indonesia. Demi terwujudnya Indonesia Sehat melalui penerapan gaya hidup sehat dengan melakukan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim; selama hamil, periksakan kehamilan ke tenaga kesehatan secara rutin, makan makan yang bergizi, persiapkan kelahiran dan persalinan dengan baik dan aman, dan mendapatkan pelayanan Keluarga Berencana setelah melahirkan. Berikan ASI kepada bayi secara eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga berumur 2 tahun. Berikan asupan gizi yang berkualitas pada masa bayi dan balita.

 

Selamat Hari Kartini 2019. (bgs)