Pekerja Perempuan Sehat Penentu Generasi Penerus Bangsa

Dipublikasikan Pada : Senin, 30 April 2018, Dibaca : 49 Kali  

Jakarta--Anak merupakan penerus sumberdaya generasi masa depan untuk melanjutkan pembangunan. Salah satu upaya yang paling mendasar untuk menjamin pencapaian kualitas tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus memenuhi hak anak adalah memberikan makanan terbaik bagi anak sejak lahir hingga usia dua tahun dengan cara ibu memberikan ASI kepada bayinya.

Direktur Kesehatan Kerja & Olahraga, drg.Kartini ketika memberikan laporan penyelenggaraan seminarAsi dalam memperingati hari Kartini 2018

 

“Sayangnya, pada ibu pekerja, terutama di sektor formal, sering kali mengalami kesulitan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena keterbatasan waktu dan ketersediaan fasilitas untuk menyusui di tempat kerja”, ujar Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, drg. Kartini Rustandi, ketika menyampaikan laporan penyelenggaraan seminar ASI dalam memperingati Hari Kartini tahun 2018, di aula Siwabessy, pada Kamis (26/4/2018) lalu.

 

Dampaknya, tambah Kartini, banyak ibu yang bekerja terpaksa beralih ke susu formula dan menghentikan memberi ASI secara eksklusif.

 

Seminar ASI yang diselenggarakan dalam memperingati Hari Kartini 2018 itu mengangkat tema “Pekerja Perempuan Sehat Penentu Generasi Penerus Bangsa”,  yang sekaligus untuk menyelenggarakan sosialisasi pembinaan ASI di kantor Kemenkes Jakarta.

Nampak Kasubdit Kapasitas Kerja, dr.Rusmiyati MQIH, hadir diantara para peserta SeminarASI yang diselenggarakan di Aula Siwabessy (26/4/2018)

Sementara itu, di sela-sela penyelenggaraan seminar, drg.Kartini mengungkapkan pula di hadapan para awak media yang mewawancari, tentang peningkatan jumlah tenaga kerja yang setiap tahunnya meningkat. Berdasarkan data BPS pada 2014 dari 237, 64 juta populasi penduduk Indonesia, 114 juta atau sekitar 48,23% adalah pekerja. Jumlah pekerja laki-laki sebesar 71,46 juta dan jumlah pekerja perempuan sekitar 43,16 juta.

 

“Jadi jumlah pekerja hampir separuh dari jumlah seluruh populasi penduduk Indonesia, sehingga status kesehatan pekerja sangat berkontribusi menentukan status kesehatan masyarakat Indonesia”, ungkap Kartini.

 

Menyehatkan pekerja, tambah Kartini,  berarti sudah menyehatkan separuh dari penduduk Indonesia.

 

 

Untuk memperkuat kualitas kesehatan pekerja perempuan, Kementerian Kesehatan akan melakukannya melalui pendekatan siklus hidup manusia, Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP), dan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK).

Penyerahan perlengkapan pendukung ruang menyusui untuk kantor PPSDM Jakarta

Pada kesempatan penyelenggaraan seminar yang dihadiri para pekerja perempuan di lingkungan kantor Kemenkes Jakarta itu, diserahkan pula perlengkapan pendukung ruang menyusui di kantor PPSDM Jakarta.

 

Sementara itu, sebagai pembicara dalam seminar itu masing-masing dr.Ray Basrowi MKK yang memamparkan tentang ASI dan Produktivitas dan dr.Rita Ramayulis, DCN yang menyampaikan paparannya tentang Gizi Seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita. –(fey)-