Bengkulu Bebas Stunting 2030 dengan RAFFLESIA

Dipublikasikan Pada : Kamis, 03 May 2018, Dibaca : 324 Kali  

JAKARTA - Provinsi Bengkulu menjadi identik dengan bunga Rafflesia dan hingga kini sering dikunjungi wisatawan dalam maupun luar negeri. Rafflesia arnoldii, nama ini pasti cukup familiar di telinga kita, ini adalah bunga padma raksasa kebanggaan warga Bengkulu. Bahkan, julukan sebagai Bumi Rafflesia pun melekat pada provinsi yang bertetangga dengan Sumatera Barat ini. 

 

Selain menjadi bunga raksasa, Provinsi Bengkulu menggunakan nama bunga tersebut dalam rangka Penurunan Stunting melalui “AKSI RAFFLESIA MENUJU BENGKULU BEBAS STUNTING 2030” dengan langkah-langkah sebagai perpanjangan huruf RAFFLESIA yaitu:

 

 

 

Remaja putri,Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil diberikan Tablet Tambah Darah,

Anak diberikan ASI Eksklusif, Imunisasi Vitamin A, Obat Cacing  dan Stimulasi Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang,

Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar  yang siaga dan mampu mengatasi masalah gizi,

Fokus  pada Seribu Hari Pertama Kehidupan melalui Pendekatan Keluarga yang terintegrasi,

Lakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat pada setiap siklus kehidupan,

Edukasi  gizi keluarga melalui Pemberdayaan Kearifan Lokaldan yang ke

Surveilans Gizi  dilakukan secara aktif di Posyandu,

Intervensi segera kasus Ibu Hamil KEK, Gizi Kurang dan Gizi Buruk  yang komprehensif,

Akses air bersih dan sanitasi lingkungan yang tersedia dan memenuhi syarat  kesehatan