HHLUN 2017: LANSIA SEHAT, AKTIF, MANDIRI DAN PRODUKTIF

Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 May 2017, Dibaca : 883 Kali  

SOREANG - Kemunduran fisik dan mental yang dialami lansia sangat mempengaruhi kondisi kesehatannya. Sehingga dapat dikatakan bahwa kesehatan menjadi salah satu permasalahan yang mendasar bagi lansia. Pemeliharaan kesehatan lansia seharusnya lebih mengutamakan promotif preventif dengan dukungan pelayanan kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas di fasilitas kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr Anung Sugihantono, M.Kes pada acara Seminar Kesehatan Lansia di Kabupaten Bandung (22/5).

 

Kegiatan seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingari Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2017. Salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada lanjut usia (lansia) adalah dengan mencanangkan HLUN setiap tanggal 29 Mei. HLUN menjadi suatu momen untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap lansia.

 

Pemeriksaan kesehatan lansia pada Seminar Lansia HLUN 2017

Di hadapan para peserta seminar yang merupakan perwakilan dari lansia, Dinkes Provinsi, lintas program, organisasi profesi, LSM dan swasta,  Dirjen Kesmas mendorong semua RS dan Puskesmas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan lansia. “Kemenkes juga telah menerbitkan payung hukum untuk mendukung bertambahnya jumlah fasilitas kesehatan yang melaksanakan pelayanan kesehayan yang santun lansia, salah satunya adalah Permenkes Nomor 25 tahun 2016 tentang Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lansia”, tambah dr.Anung.

Peserta Seminar Lansia

  

Integrasi kegiatan dari berbagai program  yang diusung Kemenkes untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia perlu untuk terus didorong dan dilaksanakan. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah dengan meningkatkan pelayanan kesehatan haji terutama bagi lansia. Waktu tunggu yang panjang bagi calon jemaah haji dapat dimanfaatkan untuk lebih mempersiapkan diri baik fisik dan mental. Upaya ini diintegrasikan melalui pelayanan kesehatan di Posyandu lansia serta Pusat Kesehatan Masyarakat yang ada. Selain itu, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang diusung Kemenkes juga menjadi satu gerakan yang menciptakan lansia masa depan yang sehat, aktif, mandiri dan produktif.

 

Kunjungan lapangan ke RS Hasan Sadikin

Pada acara seminar ini juga dilaksanakan senam bersama lansia, pemeriksaan kesehatan lansia, pengenalan Buku Kesehatan Lansia dan pameran program kesehatan lansia. Peserta juga berkesempatan kunjungan lapangan ke Puskesmas Lansia dan RS Hasan Sadikin untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan yang santun lansia. Melalui peningkatan kepedulian terhadap lansia, maka diharapkan dapat mewujudkan lansia sehat, aktif, mandiri dan produktif. (EW)