Ada Kelas Ibu di Kemenkes RI

Dipublikasikan Pada : Selasa, 18 Juni 2019, Dibaca : 102 Kali  

Jakarta - Saat ini jumlah pekerja perempuan di Indonesia mencapai 39% (47,4 jutajiwa) dari seluruh pekerja dan 25 juta diantaranya berada pada usia reproduktif. Di Kementerian Kesehatan jumlah pegawai Perempuan lebih banyak dari pegawai laki-laki yaitu 61,82 %. Jumlah pegawai Perempuan usia reproduktif di Kuningan sebesar    1294 orang, di Badan PPSDM sebesar 187 orang  dan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan sebesar 311  orang.  

 

Undang-undang No. 13/2013 tentang ketenagakerjaan menyatakan bahwa pekerja yang bekerja selama lima hari seminggu harus menyelesaikan setidaknya 8 jam sehari , 40 jam seminggu. Kondisi ini tidak menguntungkan bagi perempuan karena mereka memiliki peran  ganda terkait dengan tugas mereka dalam memelihara keluarga dan mengembangkan karirnya. Bekerja 8 jam sehari dikantor menyebabkan ketersedian waktu untuk datang kepelayanan kesehatan dihari kerja terbatas, terlebih mendapatkan informasi dan edukasi terkait kesehatan ibu dan anak.

 

Direktur Kesehatan Keluarga dr. Erna Mulati, M.Sc (CMFM) ketika membuka Kelas Ibu Hamil di Kemenkes (17/6) mengatakan dalam upaya meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ibu balita dan keluarga, Kementerian Kesehatan mengimplementasikan kelas ibu di lingkungan kerja.

 

Kelas ibu adalah sarana belajar untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu dan keluargasebagaimana yang tercantum di dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) mengenai perawatan kehamilan, persalinan, nifas , penyakit atau komplikasi saat hamil-bersalin dan nifas, perawatan bayi baru lahir imunisasi, nutrisi, pertumbuhan perkembangan,  perawatan dan pemeliharaan anak sakit sampai  anak berusia 6 tahun.

 

Kelas ibu ini merupakan yang pertama di lingkungan kantor Kuningan Kementerian Kesehatan, dimana penyelengaraannya bekerjasama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan Puskesmas  Kecamatan Setiabudi yang mewilayahi lokasi Kementerian Kesehatan. Partisipasi aktif pegawai dalam memanfaatkan kelas ibu, komitmen para penyelenggara dapat menjadi contoh penyelenggaraan kelas ibu di Badan PPSDM, Litbangkes serta di Kementerian lainnya. Penyelenggaraan kelas ibu sebaiknya diupayakan 1 kali setiap bulan, hari Jumat minggu ke-1   untuk kelas ibu Hamil dan hari senin minggu ke-2   untuk kelas ibu Balita. (bgs)