Memburu Zero CHR di Bekasi

Dipublikasikan Pada : Rabu, 12 Juli 2017, Dibaca : 80 Kali  

BEKASI---Salah satu agenda tahunan Ditjen Kesmas setiap tahunnya adalah menggelar pertemuan Konsoslidasi Laporan Keuangan yang diselengagaran oleh Bagian Keuangan. Pada kesempatan tahun ini berlangsung di Hotel Santika Bekasi dari tanggal 10 hingga 15 Juli 2017. Panjangnya penyelenggaraan kegiatan hingga lima hari kerja itu akan bermuara pada hasil “Nol” Catatan Hasil Repiu (CHR) yang diberikan oleh inspektorat jenderal kepada para pengelola Satker-03 dari seluruh Indonesia sebagai peserta pertemuan.

Sesditjen Kesmas dr.Kuwat Sri Hudoyo, MS didampingi Kabag Keuangan ketika memberi arahan dalam acara pertemuan Konsolidasi Keuangan Semester I tahun 2017, di Hotel Santika Bekasi (foto:fey)

“Panitia menyediakan waktu yang panjang dalam penyelenggaran kegiatan ini untuk  mendapatkan hasil “Zero-CHR” dari inspektorat jenderal.” Ujar Sesditjen Kesmas, dr.Kuwat Sri Hudoyo, MS ketika memberi arahannya pada pertemuan itu. Lebih lanjut Sesditjen Kesmas mengharapkan, pada penyelenggaraan ini setiap peserta bisa melakukan konsultasi dan melengkapi  kekurangan catatan yang ada hingga nanti pulang tidak lagi membawa beban karena masih memiliki “Catatan Hasil Reviu”.

 

Tujuan dari Pertemuan ini adalah  untuk menyusun Laporan Keuangan Semester I yang terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Operasiona (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), Neraca, Catatan Atas Laporan Keuangan (Calk).

Suasana pertemuan konsolidasi keuangan yang diikuti para peserta pusat dan daerah (foto:fey)

Seperti yang dibeberkan Kabag Keuangan Setditjen Kesmas, Dra.Kuswati Ningsih,MM   ketika memberikan laporan panitia, menyebutkan bahwa pada saat penyusunan laporan keuangan tahun 2016 masih terdapat hambatan dan masalah dalam penyusunan Laporan Keuangan, diantaranya  kurang tepat dalam melakukan penjurnalan dan entry dokumen di aplikasi persediaan yang menyebabkan salah perhitungan penyusutan pada aset  lain-lain. Hal lainnya masih terdapat selisih aset tetap dan aset lain-lain. Juga katanya masih terdapat Saldo Tidak Normal yang di sebabkan akun-akun akrual yakni di akun neraca.

 

Proses yang dilakukan pada acara pertemuan itu dengan cara melaksanakan diskusi dan konsultasi peserta dengan Tim Teknis sebelum dilakukan repiu laporan keuanganan  dengan indikator keberhasilannya tandai “Zero-CHR” dari Tim Inspektorat Jenderal sebelum melakukan penggabungan data.

Keseriusan para peserta dalam mengikuti acara Repiu Laporan Keuangan di Hotel Santika- Bekasi (foto:fey).

 

Pertemuan Konsolidasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2017 yang berlangsung di Hotel Santika Bekasi itu dihadiri oleh para pengelola SAIBA dan SIMAK-BMN Satker Dekonsentrasi (03) masing-masing 34 orang dari provinsi seluruh Indonesia, 3 orang dari UPT Daerah, dan 6 orang dari kantor pusat.

 

Pada akhir sambutannya, Sesditjen Kesmas sangat memberikan apresiasi kepada seluruh peserta pertemuan atas konstribusinya dalam mengelola keuangan dengan baik di di masing-masing satuan kerjanya sehingga  Kementerian Kesehatan hingga tahun inimasih mempertahankan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan negara. –(fey)-