Setditjen Kesmas, Selenggarakan Konsolidasi Laporan Keuangan Dengan Satker Daerah

Dipublikasikan Pada : Senin, 25 Juli 2016, Dibaca : 664 Kali  

BEKASI--Pertemuan konsolidasi keuangan Setditjen Kesehatan Masyarakat, dalam hal ini diselenggarakan oleh Bagian Keungan dengan para pengelola keuangan di masing-masing satuan kerja daerah berlangsung pada Senin (18/7) hingga berakhir Sabtu (23/7) lusa kemarin di Hotel Horison, Bekasi, Jawa Barat, yang dihadiri  oleh 34 Satker Dekon, 3 UPT serta 6 Direktorat di lingkungan Setditjen Kesmas.

Dirjen Kesmas, dr.Anung Sugihantono, M.Kes didampingi Sekretaris Ditjen Kesmas, dr.Kuwat Sri Hudoyo, MS ketika menghadiri rapat konsolidasi keuangan di Hotel Horisin, Bekasi.

Dalam laporan panitia, yang dibacakan oleh Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat, dr.Kuwat Sri Hudoyo, MS, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja yang selama ini dilakukan antar pusat dan daerah hingga bisa mencapai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh auditor BPK dari hasil pemeriksaa pelaksanaan pengelolaan keuangan yang pada tahun 2015 adalah untuk yang ketiga kalinya.

Lebih jauh, Sesditjen sampaikan,  memasuki tahun 2016 ini, kewajiban kita harus membuat laporan keuangan semester I sesuai dengan aturan yang ada dan ini merupakan tahun kedua membuat  laporan dengan basis aktuel yang kita lakukan. Meskipun ini masih baru, tambah Sesditjen, kita berharap  aplikasi yang dikembangkan itu tujuannya untuk mempermudah kita.

“Mari kita manfaatkan kesempatan ini agar laporan keuangan berbasis aktuel menjadi lebih baik sehingga tekad kita untuk mewujudkan WTP berkelanjutan dapat kita capai bersama”, harap  dr.Kuwat  menutup laporan yang dibacakannya.

Nampak hadir Kepala Bagian Hukormas, Bp. Bonar Sianturi, SH, MH diantara para peserta pertemuan pengelola keuangan

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Dr.Anung Sugihantono, M.Kes, ketika menyampaikan arahannya dihadapan para peserta rapat konsolidasi, menghimbau kepada para pengelola keuangan untuk memecahkan dan menindaklanjuti hal yang berkaitan dengan kerugian negara, agar WTP yg kita raih selama 3 tahun berturut-turut bisa kita pertahankan.

“Dalam hal mendapat predikat WTP,  saya  mengajak teman-teman para pengelola keungan untuk tetap berada di puncak dengan cara mempertahankan kinerja yang baik”, ujar Dirjen.

DSC_0155

Hal lain yang turut disinggung Dirjen Kesmas pada pertemuan itu adalah  beberapa hasil pembahasan dengan DPR. Ia ungkapkan, ternyata dalam berbagai pembahasan anggaran yang namanya status WTP itu tidak di sukai oleh DPR. Yang lebih dihargai, kata Dirjen Kesmas, adalah penyerapannya. Dalam pertemuan dengan anggota DPR masih muncul sisa 6 triliyun anggaran Ditjen Kesmas di tahun 2015.

“Yang ingin saya sampaikan, teman-teman selaku pengelola keuangan harus menjaga 2 rel ini, rel penyerapan anggaran sekaligus rel tentang penatausahaan pengelolaan keuangan yang benar seperti ketentuan yang berlaku berbasis akrual”, pesan Dirjen dalam menutup arahannya. -(fey)-