53 Ibu Pegawai Kemenkes Mengkuti Lomba Ibu Dengan ASI Ekslusif

Dipublikasikan Pada : Rabu, 02 Agustus 2017, Dibaca : 490 Kali  

JAKARTA--Sebanyak 53 ibu pegawai, istri pegawai, dan pramubakti di lingkungan kantor Kementerian Kesehatan mengikuti lomba Ibu Dengan ASI Ekslusif yang diselenggarakan di aula Siwabessy, gedung Kementerian Kesehatan(Kemenkes) Jakarta, pada Selasa pagi (1/8) kemarin. Kasubdit Kapasitas Kerja, dr.Rusmiyati, MQIH, sebagai panitia lomba, menyampaikan bahwa lomba ini sudah menjadi agenda tahunan.

Kasubdit Kapasitas Kerja, dr.Rusmiyati MQIH, ketika memberikan laporan panitia di tengah peserta lomba yang diselenggarakan di aula Siwabessy, Gedung Kemenkes Jakarta (1/8)

 

“Lomba Ibu Dengan ASI Ekslusif merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Pekan ASI Sedunia yang sudah dilaksanakan setiap tahun” ujar. dr. Rusmiyati ketika memberikan laporan panitia lomba yang dihadiri Direktur Kesehatan Keluarga, Ketua Dharma Wanita Kementerian Kesehatan, Tim Penilai, Ibu-ibu peserta lomba dengan para pendampingnya.

 

“Peserta lomba adalah pegawai, atau isteri pegawai dan pramubakti di lingkungan kantor Kementerian Kesehatan yang memiliki anak usia 6-24 bulan”, ujar dr. Rusmiyati.

 

Berdasarkan data dari Biro Kepegawaian Kementerian Kesehatan tahun 2015 jumlah pegawai di Kementerian Kesehatan di Kantor pusat sebanyak 2.689 orang, dengan jumlah pegawai laki-laki sebanyak 1.300 orang (48.3%) dan jumlah pegawai perempuan sebanyak 1.389 orang (51.7%). Dari 1.389 orang pegawai perempuan, yang berusia produktif diperkirakan 50% dari total pekerja (695 orang). Sementara Data Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga tahun 2017 menyatakan jumlah pegawai hamil di Kementerian Kesehatan Kantor pusat, Jakarta Selatan, sebanyak 25 orang dan jumlah pegawai menyusui sebanyak 115 orang, pada Februari 2017. Dari 115 orang yang menggunakan ruang ASI sebanyak 77 orang (66.9%).

Beberapa Ibu dan balita peserta Lomba Ibu dengan ASI Ekslusif di gedung Kemenkes pada Selasa siang kemarin(1/8)

 

Lebih jauh dr. Rusmiyati paparkan, bahwa sampai dengan pendaftaran ditutup total peserta yang mengirimkan berkas berjumlah 53 orang berasal dari 27 unit kerja.Peserta bayi termuda berumur 6 bulan (sebanyak 3 orang) dan tertua berumur 24 bulan (sebanyak 1 orang). Rata-rata bayi berusia 12 bulan dengan usia terbanyak 8 bulan. Sementara itu, peserta ibu termuda berumur 26 tahun dan tertua berumur 42 tahun. Rata-rata ibu berusia 31 tahun dengan usia terbanyak 31 tahun.

 

Pelaksanan lomba dibagi menjadi dua tahap, tahap seleksi administrasi dan tahap penilaian fisik ibu dan anak. Penilaian administrasi telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2017, sedangkan penilaian fisik dilaksanakan pada hariSelasa tanggal 1 Agustus 2017 di aula Siwabessy, Gedung kementerian Kesehatan, Jakarta.

Ketua Panitia foto bersama para Balita peserta lomba dan perwakilan DharmaWanita Kemenkes di Aula Siwabessy.

Penilaian fisik meliputi karakteriktik umum anak, dokumen dan data keluarga, penilaian tumbuh kembang, riwayat imunisasi, status gizi berdasarkan antropometri, arah pertumbuhan, riwayat pemberian ASI dan Makanan Pendamping ASI, kegiatan ibu menyusui di tempat kerja, dan penilaian intelegensia

 

Tim penilai dalam lomba ini berasal dari Direktorat Gizi Masyarakat, Direktorat Kesehatan Keluarga, Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga, Unit Pelayanan Kesehatan, dan Pusat Analisis Determinan Kesehatan. Pengumuman dan penyerahan hadiah lomba akan dilaksanakan pada acara puncak Pekan ASI Sedunia (PAS) tahun 2017, tanggal 9 Agustus 2017, mendatang. –(fey)-