Kampanye Imunisasi MR Di Kalimantan Tengah

Dipublikasikan Pada : Rabu, 08 Agustus 2018, Dibaca : 126 Kali  

Pemerintah Indonesia selalu berupaya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi seluruh anak Indonesia, salah satunya melalui imunisasi. “Kita terus berupaya untuk membebaskan Indonesia dari berbagai penyakit termasuk eliminasi campak dan mengendalikan penyakit rubella di tahun 2020” ujar Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr Kirana Pritasari, MQIH pada acara Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles dan Rubella (MR) Fase 2 Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 7 Agustus 2018. Kampanye ini merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan oleh Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pelaksanaan pemberian imunisasi MR di Indonesia.

Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan sebanyak 691.363 anak usia 9 bulan-15 tahun mendapatkan imunisasi MR pada putaran kedua ini. Sejak tanggal 1 Agustus 2018 hingga 20 September 2018, pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan menjamin kesiapan 5.542 Pos Pelayanan Kesehatan dengan melibatkan tenaga kesehatan termasuk kader Posyandu.

 

Pada kesempatan ini, dr Kirana juga menyampaikan agar Kampanye MR ini memberikan hasil yang optimal, maka cakupan imunisasi rutin harus diatas 95%. Melalui kampanye MR ini diharapkan kekebalan masyarakat terhadap penyakit campak dan rubella akan meningkat sehingga penularan penyakit dapat dibatasi. “Diharapkan kejadian campak dan rubella menurun serta cacat bawaan pada bayi baru lahir akibat rubella juga menurun”.

Seperti diketahui, campak dan rubella merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus campak dan rubella. Campak dapat mengakibatkan komplikasi yang serius seperti diare, pneumonia, radang otak, kebutaan bahkan kematian. Rubella dapat menyebabkan sindrom rubella kongenital yang meliputi kelainan jantung, kerusakan jaringan otak, katarak, ketulian dan keterlambatan perkembangan pada bayi baru lahir dari ibu hamil yang tertular virus ini

 

Diakhir acara dr Kirana kembali menegaskan agar semua anak Indonesia usia 9 bulan-15 tahun mendapatkan imunisasi MR tanpa kecuali. “Ini sangat penting, demi generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas serta bangsa Indonesia menjadi bangsa yang produktif dan berdaya saing tinggi”, tegasnya.

 

Anak Indonesia akan mendapatkan imunisasi Measles dan Rubella (MR) pada putaran kedua ini yang dimulai pada tanggal 1 Agustus - 20 September 2018. Pemberian imunisasi MR ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk mengeliminasi campak dan mengendalikan rubella di Indonesia.