Pemenang Lomba Ibu Bekerja Dengan ASI Ekslusif 2019

Dipublikasikan Pada : Rabu, 07 Agustus 2019, Dibaca : 139 Kali  

JAKARTA—Lomba Ibu Bekerja dengan ASI Eksklusif merupakan serangkaian acara yang digelar dalam menyambut Pekan ASI Sedunia Tahun 2019. Acara lomba yang telah menjadi agenda tahunan Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga itu, pada tahun 2019 ini diikuti oleh 78 orang ibu bekerja yang memiliki anak berusia 6-24 bulan, masing-masing 51 orang dari lingkungan Kemenkes dan 27 orang peserta dari kementerian dan lembaga lain.

Menteri Kesehatan RI, dr.Nila F.Moeloek berkesempatan memberikan hadiah langsung kepada salah satu pemenang Lomba

Penilaian lomba melalui dua tahap yaitu secara administrasi dan penilaian fisik pada ibu dan anak. Penilaian administrasi telah dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2019, sementara lomba dilaksanakan pada 5 Agustus 2019, dan pemenangnya diumumukan bersamaan dengan puncak acara  Pekan ASI Sedunia, Rabu (7/8/2019) di aula siwabessy, gedung Kemenkes RI, Jakarta

Sesi foto bersama panitia dengan para peserta Lomba Ibu dengan ASI Ekslusif

 

Juara 1

Nama Ibu    : Yashinta Novia Mayasari

Nama Anak          : Revandra Athafariz

Unit Kerja   : Kementerian Pariwisata

 

Juara 2

Nama Ibu    : Mughnii Arohmah

Nama Anak          : Muhammad Raffa Wijaya

Unit Kerja   : Sekretariat Inspektorat Jenderal, Kementerian Kesehatan

 

Juara 3

Nama Ibu    : Stefani Christanti

Nama Anak          : Gerald Wilson

Unit Kerja   : Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan

 

Harapan 1

Nama Ibu    : Deni Yulyani

Nama Anak          : Maryam Hanindita Afriyanto

Unit Kerja   : Direktorat Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan

 

Harapan 2

Nama Ibu    : Mulia Ela Syifaurrohmah

Nama Anak          : Kenayu Taqiya Alharsy

Unit Kerja   : Lembaga Administrasi Negara

 

Harapan 3

Nama Ibu    : Nika Widyasari

Nama Anak          : Kenes Prigel Sakha Pangayu

Unit Kerja   : Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

 

Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Ditjen Kesmas, drg.Kartini Rustandi, M.Kes dalam laporan penyelenggaraan lomba menyebutkan bahwa Lomba Ibu dengan ASI Eksklusif di Kementerian Kesehatan itu merupakan bentuk penghargaan untuk para ibu yang bekerja di kementerian dan lembaga.

Dirjen Kesmas, dr.Kirana Pritasari MQIH didampingi Direktur Kesehatan Kerja & Olahraga, drg.kartini saat menyaksikan penilaian jalannya lomba

Berdasarkan data dari Biro Kepegawaian Kemenkes RI tahun 2018, pegawai di kantor Kementerian Kesehatan RI, jl.Rasuna Said Jakartra, berjumlah 2.689 orang, di mana pekerja perempuan yang berusia produktif diperkirakan 50%  dari 1.389 total pekerja perempuan. Sementara data Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga tahun 2018, pekerja perempuan hamil berjumlah 61 orang dan jumlah pekerja perempuan yang menyusui sebanyak 95 orang pada bulan Februari 2019 lalu. Dari 95 pekerja perempuan yang menyusui, 77orang atau 81% sebagai pengguna ruang ASI di kantor tersebut.

 

Ibu bekerja umumnya mempunyai waktu terbatas untuk memberikan ASI secara langsung. Untuk memenuhi kebutuhan bayinya itu perlu upaya lebih dalam. Kartini sebutkan, salah satu faktor penyebab kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja  adalah waktu kerja selama 8 jam yang menyebabkan ibu tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyusui anaknya.

 

“Keadaan ini menjadi masalah apabila tempat kerja tidak memberikan kesempatan untuk memerah ASI, tidak menyediakan ruang ASI dan kurangnya pembinaan pemberi kerja mengenai manajemen ASI,” tegasnya.

Direktur Kesehatan Kerja & Olahraga, drg.Kartini Rustandi, MPH saat memberikan hadiah kepada salah satu pemenang lomba.

Puncak acara Pekan ASI Sedunia Tahun 2019 yang diselenggarakan di aula Siwabessy, gedung Kemenkes RI, Jakarta itu, dibuka langsung oleh Menteri Kesehatan RI, dr.Nila F.Moeloek. Pada kesempatan itu pula, selain Direktur Kesehatan Kerja dan Olahrga, Mentri Nila F.Moeloek turut memberikan hadiah langsung kepada pemenang lomba.

 

Pekan ASI Sedunia Tahun 2019 ini mengangkat Tema Global “Empower Parents, Enable Breastfeeding”, yang diadaptasi menjadi tema nasional yaitu “Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui”, dengan slogan “Ayo Dukung Ibu Sukses Menyusui”. –(fey)-