Dirjen Kesmas Mengajak Jurnalis Memberitakan Lebih Banyak Topik Kesehatan

Dipublikasikan Pada : Senin, 17 September 2018, Dibaca : 113 Kali  

Jakarta - Salah satu prioritas pembangunan kesehatan dalam RPJMN tahun 2015-2019 adalah perbaikan gizi khususnya menurunkan prevalensi Stunting. Dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Stunting harus dimulai secara tepat sebelum kelahiran dan berlanjut sampai anak berusia dua tahun. Intervensi yang paling menentukan untuk dapat mengurangi dan memperbaiki gangguan yang terjadi pada anak perlu dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

 

Kementerian Kesehatan memberikan apresiasi sebesar – besarnya kepada Aliansi Jurnalis Independen Indonesia dan Danone Indonesia atas dukungannya terhadap pembangunan kesehatan di Indonesia dengan melaksanakan HNAJ guna peningkatan kapasitas jurnalis dalam meliput isu kesehatan dan nutrisi. Besar harapan kami agar kegiatan HNJA ini dapat dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan.

 

"Saya juga mengharapkan agar Jurnalis dan media massa untuk lebih banyak memberitakan berbagai topik kesehatan, termasuk nutrisi dan angka harapan hidup" pesan Dirjen Kesmas ketika memberikan sambutan kunci pada acara Health and Nutrition Journalist Academy 2018 yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen Indonesia bersama Danone Indonesia.

 

Mengakhiri sambutannya, Dirjen Kesmas mengharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam hal kesehatan dan nutrisi melalui karya jurnalistik. (bgs)