Ditjen Kesmas Ajak Peserta CFD Untuk Peduli Stunting

Dipublikasikan Pada : Selasa, 18 September 2018, Dibaca : 113 Kali  

JAKARTA—Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI, resmi untuk memulai kampanye Nasional Pencegahan Stunting pada Minggu pagi (16/9/2018) dengan melaksanakan Deklarasi Nasional di lapangan Monas, Jakarta.

Nampak Dirjen Kesmas, dr.Kirana Pritasari berjalan kaki bersama peserta lain untuk menghadiri deklarasi stunting di lapangan Monas, Jakarta.

Pada Minggu pagi itu, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas), dr.Kirana Pritasari, bersama dengan para pejabat lain di Kementerian Kesehatan, melaksanakn jalan kaki bersama menuju Monas Jakarta untuk mengajak peserta Car Free Day (CFD) turut peduli tehadap bahaya stunting.

 

Peserta yang dilepas langsung oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Menteri Kesehatan Nila F.Molelok itu, diikuti pula oleh pejabat lainnya seperti Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur Yogyakarta Paku Alam X.

 

Selain itu, acara jalan kaki bersama  mendapat dukungan yang mengalir dari ribuan peserta berasal dari berbagai kalangan, di antaranya Mahasiswa, ibu-ibu PKK DKI Jakarta, Kader Posyandu, tutor PAUD DKI Jakarta, Persit Kartika Chandra Kirana, Pia Ardhya Garini, Jalasenastri, dan pegawai Kementerian Kesehatan. Tak kalah pula komunitas B2W yang menaiki hampir seratus  sepeda turut meramaikan acara itu yang mampu menarik perhatian peserta Car Free Day di sepanjang jalan Hotel Indonesia hingga ke lapangan Monas Jakarta.

Sesditjen Kesmas, dr.Kuwat Sri Hudoyo bersama Direktur Kesjaor, Dr. Kartini, dan Direktur Gizi, Ir.Doddy, nampak sangat bersemangat ketika mengikuti jalan kaki bersama menuju Monas, Jakarta.

Deklarasi di Monas ini akan menjadi titik awal penyadaran masyarakat mengenai bahaya stunting dan bagaimana upaya pencegahannya. Melalui upaya ini, diharapkan prevalensi stunting bisa diturunkan dari 37,2 persen pada 2013 menjadi 28 persen pada tahun depan.

 

Pesan "cegah stunting itu penting" dideklarasikan dengan menyanyikan bersama yel-yel cegah stunting itu penting dilanjutkan dengan pembubuhan tanda telapak tangan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang didampingi istrinya, Fery Farhati Ganis, selaku Ketua PKK Provinsi DKI Jakarta,  Gubernur Banten, Wahidin Halim,  Wakil Gubernur DI Yogyakarta, Sri Paduka Paku Alam X,  Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, Sigit Priohutomo,  dan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Kirana Pritasari.

 

Ratusan warga bersama mahasiswa dan komunitas yang turut meramaikan jalan bersama pada deklarasi pencegahan stunting

Pada deklarasi ini, para kepala daerah diserukan pula agar Kampanye Pencegahan Stunting dapat dilaksanakan secara bertahap di semua provinsi di Indonesia. Deklarasi pencegahan stunting ini dilakukan secara simbolis dengan menempelkan gambar telapak tangan di atas kanvas oleh para pejabat yang hadir.

 

Selepas menghadiri deklarasi, Dirjen Kesmas menyempatkan diri untuk mengunjungi booth pameran yang diselenggarakan oleh Ditjen Kesmas di tengah lapangan yg dibanjiri oleh ribuan warga itu. –(fey)-