Saka Bakti Husada Menjadi Wadah kaum Muda Yang Handal Dalam Bidang Kesehatan

Dipublikasikan Pada : Selasa, 10 Oktober 2017, Dibaca : 132 Kali  

JAKARTA - Bertempat di Auditorium Prof. Dr. G.A. Siwabessy lt 2 Gedung Prof. Sujudi JL. H.R Rasuna Said Blok X-5 Kavling 4-9 Jakarta Kementerian Kesehatan, tanggal 9 Oktober 2017, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault, didampingi Kak Nila Moeloek Menteri Kesehatan selaku Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Tingkat Nasional, melantik Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional Pergantian Antar Waktu (PAW) masa bakti 2014 – 2019. Ketua Umum Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional Kak Untung Suseno hadir menyaksikan, bersama dengan Anggota Mabi SBH dan juga perwakilan Satuan Karya dan Andalan Nasional.

 

Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional Pergantian Antar Waktu ini sebagai mana terlampir dalam SK Ketua Kwarnas Nomor 169 Tahun 2017 menggantikan SK Ketua Kwarnas Nomor 133 Tahun 2016.

 

Dalam sambutannya Kak Adhyaksa Dault mengatakan, “Pramuka adalah mitra kerja Kementerian Kesehatan. Sebab, Pramuka yang tergabung dalam Saka Bakti Husada adalah orang-orang yang punya minat dan bakat tinggi dalam dunia kesehatan yang kegiatannya berdampak positif kepada masyarakat. Mereka kaum muda luarbiasa yang dapat membantu Kementerian Kesehatan dalam mewujudkan masyarakat sehat. Sebagai kader muda dalam keluarga, tentunya sangat potensial menjadi mitra jajaran kesehatan dalam menggerakkan masyarakat sehat”. Kak Adhyaksa juga mengungkapkan, pembangunan sektor kesehatan hanya akan berhasil baik bila menyertakan upaya pencegahan di dalamnya, menyertakan program kemitraan termasuk dengan Gerakan Pramuka.

 

Sambutan Kak Nila, menggarisbawahi bahwa Pembangunan Kesehatan di Tanah Air kita didukung dan diperkuat oleh Saka Bakti Husada - sebagai bagian dari Gerakan Pramuka. “Kita patut bersyukur, karena sejak lahirnya Saka Bakti Husada pada 17 Juli 1985, Saka Bakti Husada adalah wadah bagi anggota Pramuka Penegak dan Pandega guna menyalurkan minat serta menempa pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang kesehatan.

 

Kita juga patut berbangga dengan kegiatan Saka Bakti Husada, yang telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta semangat kaum muda kita - anggota Saka Bakti Husada di daerah sebagai agen of change. Kegiatan ini juga merubah sikap dan perilaku untuk hidup sehat, sehingga menjadi contoh teman sebaya, keluarga dan masyarakat di lingkungannya, pada akhirnya anggota Saka Bakti Husada mau dan mampu menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat”.

 

Pesan Kak Nila kepada Pimpinan SBH Tingkat Nasional“ semoga semakin mampu untuk membina dan mendorong kaum muda yang handal dibidang kesehatan melalui kegiatan kemitraan yang lebih erat. (hnr)