Sekolah Sehat Wujud Nyata Trias Usaha Kesehatan Sekolah

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 26 Oktober 2018, Dibaca : 94 Kali  

JAKARTA - Pelaksanaan lomba dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat kab/kota sampai dengan tingkat nasional. Lomba bertujuan untuk meningkatkan motivasi pembinaan dan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Indonesia. Lomba ini menilai keberhasilan sekolah melaksanakan program UKS, dan juga mengevaluasi tingkat keberhasilan pembinaan secara berjenjang yang dilakukan oleh Tim Pembina UKS di tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan terhadap sekolah di wilayah kerjanya.

 

Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional Tahun 2018 diikuti oleh 25 provinsi, 79 kab/kota, dan 23 TK/RA, 24 SD/MI, 25 SMP/MTs dan 24 SMA/SMK/MA. Terdiri dari 2 kategori yaituKategori Kinerja Terbaik dan Kategori Prestasi Terbaik. unduh pemenang

 

"Diharapkan dengan lomba ini akan terwujud Model sekolah sehat yang merupakan penerapan trias UKS secara konkrit dan terintegrasi. Kegiatan – kegiatan UKS yang selama ini dilaksanakan tidak berkesinambungan dalam model ini kami berupaya menyatukan dengan mengacu pada trias UKS" pesan Dirjen Kesmas dr. Kirana

 

Adapun kegiatanya seperti:

  1. Jam literasi kesehatan menggunakan buku rapor kesehatanku atau buku kesehatan lainnya.
  2. Penjaringan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan berkala sedikitnya sekali dalam setahun.
  3. Cuci tangan bersama, sarapan bersama, sikat gigi bersama, dan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri.
  4. Diversifikasi materi kesehatan reproduksi dan penerapan PKHS
  5. Aktifitas fisik pada jam istirahat dan perganttian mata pelajaran
  6. Pembinaan kantin sekolah dan PKL disekitar sekolah
  7. Pemanfaatan lahan sekolah dengan tanaman pangan, toga dan lainnya
  8. Gerakan 5S ; Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun
  9. Pembinaan kader kesehatan sekolah

 

Kedepan penilaian LSS ini dapat mengakomodir indikator – indikator sekolah sehat, tidak hanya bagusnya atau indahnya gedung sekolah namun perilaku hidup sehat siswa / peserta didik merupakan yang utama dalam penilaian LSS. (HS)