Wapres dan Menkes Tinjau Pengendalian Stunting di Desa Pecatu

Dipublikasikan Pada : Selasa, 05 November 2019, Dibaca : 94 Kali  

Pecatu - Wakil Presiden Maruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Posyandu di Balai Guru Setra, Desa Pecatu, Bali (31/10), didampingi Menkes Terawan Agus Putranto. Kunjungan kerja dimaksudkan untuk melihat kegiatan upaya pengendalian stunting. Posyandu ini melakukan pencegahan stunting secara menyeluruh, mulai balita, remaja hingga ibu hamil.
 
Di Posyandu ini Wakil Presiden RI mendapat penjelasan manfaat buah dan sayuran sekaligus informasi bagaimana masyarakat diajak untuk menanam sayuran secara hidroponik di rumah masing-masing.
 
''Saya melihat upaya pencegahan stunting disini dilakukan sistematis. Karena stunting bukan hanya harus diantisipasi sejak ibu hamil, tapi juga melalui pemahaman tentang stunting saat remaja, pra nikah. Sebelum nikah sudah diberikan pemahaman. Itu langkah yang harus dikembangkan,'' ujar Wapres Amin.
 
Upaya itupun berhasil. Menurut informasi yang didapat Wapres, angka stunting di desa ini hanya 16%. Padahal angka stunting secara nasional mencapai 27%.
 
''Standar internasional itu 20%. Di sini di bawah internasional dan jauh di bawah nasional,'' tuturnya bangga. Ia berharap agar pencegahan stunting di Pecatu dapat dilakukan di seluruh Indonesia.
 
Sebelum hadir di Desa Pecatu, Wakil Presiden RI membuka acara 15th Indonesian Palm Oil Conference and 2020 Price Outlook (IPOC 2019) di Bali International Convention Center yang dihadiri oleh 1.100 peserta dari 18 negara. Acara ini diselenggarakan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)
 
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.