Tebuireng Terapkan Pesantren Sehat

Dipublikasikan Pada : Selasa, 12 Maret 2019, Dibaca : 176 Kali

J ombang - Tebuireng menjadi salah satu pesantren yang menerapkan program Pesantren Sehat. Mulai dari melakukan promotif preventif hingga membangun rumah sakit.
 
Larangan merokok di kawasan pesantren misalnya, Tebuireng telah lama menerapkan larangan itu kepada santri dan guru. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Ir. KH. Salahuddin Wahid mengatakan pihaknya selalu mengawasi santrinya agar tidak merokok.
 
Kami memberi sanksi yang bersifat mendidik kepada santri yang merokok. Kami juga mengadakan kerja sama dengan Komnas Pengendalian Tembakau dalam sosialisasi bahaya merokok, katanya pada Seminar Nasional Peran Pesantren dalam Pembangunan Kesehatan, Sabtu (9/3) di Pesantren Tebuireng.
 
KH.
Selengkapnya

Poskestren Tebuireng Kini jadi Puskestren

Dipublikasikan Pada : Selasa, 12 Maret 2019, Dibaca : 180 Kali

Jombang - Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Tebuireng pada 2016 telah berubah menjadi klinik rawat inap atau Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren). Tak hanya melayani santri, Puskestren juga menerima masyarakat sekitar pesantren yang berobat.
 
Secara legal, Poskestren dibentuk oleh Kemenkes berdasarkan Permenkes nomor 1 tahun 2013 dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif di kalangan para santri.
 
Berdasarkan Permenkes tersebut, Poskestren didefinisikan sebagai salah satu wujud Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) di lingkungan pondok pesantren dengan prinsip dari, oleh, dan untuk warga pondok pesantren. Pelayanan yang diutamakan adalah promotif dan preventif tanpa
Selengkapnya

Integrasi Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mendukung Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Dipublikasikan Pada : Rabu, 27 Februari 2019, Dibaca : 244 Kali

Serpong - Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan harus melibatkan pemerintah pusat dan daerah, lintas sektor dan swasta, serta seluruh masyarakat melalui advokasi, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat.

 

Pemberdayaan masyarakat sebagai suatu proses yang membangun kemandirian masyarakat yang dapat diwujudkan melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat, pengorganisasian masyarakat, dan peningkatan pemanfaatan potensi lokal.

 

Hal itu ditekankan oleh Direktur Jenderal Kesehatan masyarakat dr. Kirana Pritasari, MQIH pada panel pembicara dalam Rapat Koordinasi Teknis Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dilaksanakan di ICE BSD (25/2). 

 

P2P

Selengkapnya

Semangat Hidup Sehat dari Desa Oelimin

Dipublikasikan Pada : Senin, 25 Februari 2019, Dibaca : 222 Kali

Oelimin - Ditjen Kesmas bersama masyarakat Desa Oelimin, Kab Kupang NTT (21/2) menggemakan semangat untuk mengajak hidup sehat. "Sehat dimulai dari saya" cukup mudahkan, mulailah dari yang gampang, seperti cuci tangan pakai sabun, tidak merokok, makan buah dan sayur, rajin melakukan aktivitas fisik serta selalu cek kesehatan secara rutin.

 

Dalam kesempatan itu ikut memberikan sosialisasi GERMAS Bapak Drs. Julianus Pote Leba, M.Si anggota DPR RI Komisi 9.  

 

Sangat senang melihat mama papa bersama sama kita berkomitmen untuk hidup sehat, mendengar cerita seru dari kader kader kesehatan Desa Oelimin dengan penuh bangga yang setiap saat mengajak masyarakat tuk hidup sehat.

 

"kami kader des

Selengkapnya

Di Rakesnas 2019, Dirjen Kesmas Paparkan Strategi Penurunan AKI dan Neonatal

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 15 Februari 2019, Dibaca : 406 Kali

TANGGERANG— Saat Presiden Joko Widodo membuka perhelatan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2019, di gedung ICE BSD, Serpong, pada Rabu (13/2/2019) lalu, mengingatkan kepada seluruh jajaran di Kemenkes bahwa berbagai masalah kesehatan di Indonesia adalah tanggung jawab bersama.

 

"Negara kita besar dengan tantangan dan persoalan yang berbeda. Inilah tanggung jawab bersama untuk menyelesaikan tantangan itu,” kata Jokowi,.

 

Terkait soal itu, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr. Kirana Pritasari MQIH, mengingat kembali kepada para peserta Rakernas tentang pesan yang disampaikan Presiden tersebut

 

“Masalah tingginya angka kematian ibu (AKI) tadi bapak Presiden mengingatkan k

Selengkapnya

Bulan Vitamin A

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 08 Februari 2019, Dibaca : 623 Kali

Jakarta - Bulan Februari dan Agustus adalah bulan vitamin A. Pada kedua bulan ini dilakukan pembagian suplementasi vitamin A Kapsul biru (dosis 100.000 IU) untuk bayi umur 6-11 bulan dan kapsul merah (dosis 200.000 IU) untuk anak umur 12-59 bulan. Vitamin A kapsul merah juga diberikan kepada ibu yang dalam masa nifas.

 

Kenapa sih harus mendapat vitamin A?

Vitamin A/retinol terlibat dalam pembentukan, produksi, dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit, antibodi juga integritas sel epitel pelapis tubuh.

 

Vitamin A juga dapat mencegah rabun senja, xeroftalmia, kerusakan kornea dan kebutaan serta mencegah anemia pada ibu nifas

 

Kekurangan vitamin A meningkatkan risiko anak menjadi rent

Selengkapnya

Dirjen Kesmas Serahkan Hadiah Lomba Foto K3 Pada Acara Senam Bersama

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 08 Februari 2019, Dibaca : 267 Kali

JAKARTA--Pada kesempatan acara senam bersama yang menjadi agenda rutin di Kantor Kementerian Kesehatan pada Jumat pagi (8/2/2019), Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr.Kirana Pritasari, MQIH menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba photografi Bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), masing masing :

 

  1. Juara Pertama, Eddy Susanto, dari Rumah Sakit Otak Nasional, judul foto “Alat Pelindung Diri di Ruang Operasi”, mendapat hadiah sebesar Rp. 3.000.000,-
  2. Juara Kedua, Dita Adis, dari Rmah Sakit UMMI Bogor, judul foto “Smart and Protected”, mendapat hadiah uang sebesar Rp. 2.000.000,- .
  3. Juara Ketiga, Meilda Renpolita, dari Rumah sakit Bina Husada, Cibinong, judul foto “Penjamah Mak
Selengkapnya

Menkes RI Melantik Setditjen Kesmas

Dipublikasikan Pada : Senin, 04 Februari 2019, Dibaca : 279 Kali

 

Jakarta - Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek baru saja melantik 1 pejabat tinggi Pratama dan 5 pejabat tinggi Madya Kemenkes, Jumat (1/2) di Gedung Kementerian Kesehatan. Salah satu pejabat tinggi madya yang dilantik adalah Sekretaris Ditjen Kesmas dr. Eni Gustina, MPH.

 

Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Kesehatan Keluarga pada tahun 2016 - Feb 2019, Kepala Pusat Promosi Kesehatan pada tahun 2015, dan Kepala Subdit Bina Kelangsungan Hidup Bayi, Direktorat Bina Kesehatan Anak pada tahun 2014. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Public Health dari Mahidol University Thailand.

 

“Keberhasilan pembangunan sangat dipe

Selengkapnya

Penelaahan DIPA Program Kesmas Tahun 2019 Regional II

Dipublikasikan Pada : Kamis, 31 Januari 2019, Dibaca : 209 Kali

Bekasi - Di bulan yang sama Direktorat Jenderal kesehatan Masyarakat  melakukan Penelaahan/Penelitian DIPA  dan Petunjuk Operasional Kegiatan ( POK) Tahun 2019 Regional 2 ( Regional Timur) tanggal 29 Jnauari s.d 1 Februari 2019 di Hotel Horison Bekasi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang yang membawahi Program Kesehatan Masyarakat, Pejabat Pembuat Komitmen, dan Bendahara Pengeluaran yang berasal dari 19 Satker Dekonsentrasi.

 

Hasil penelitian/penelaahan DIPA/POK menjadi bahan pendukung untuk mempercepat pelaksanaan anggaran tahun 2019, dan sekiranya dalam Penelitian/Penelaahan DIPA/POK ini ditemukan kesalahan agar segera melakukan penyesuaian melalui mekanisme revisi sesuai dengan ket

Selengkapnya

Ajakan Hidup Sehat dengan Jalan Sehat di CFD

Dipublikasikan Pada : Kamis, 31 Januari 2019, Dibaca : 204 Kali

Jakarta - Ditjen Kesmas bersama DPP PERSAGI mengadakan kegiatan jalan sehat dan Pekan Konseling Gizi Nasional sebagai salah satu rangkaian Peringatan Hari Gizi Nasional ke-59 Tahun 2019. Jalan sehat berlangsung dari Kantor Kemenag menuju Bundaran HI pada arena car free day 27 Januari 2019.

 

Acara jalan sehat ini dilaksanakan sebagai salah satu perwujudan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, disamping perilaku lainnya yaitu:

 

1) Melakukan aktivitas fisik;
2) Mengonsumsi sayur, buah dan ikan;
3) Memeriksa kesehatan secara rutin;
4) Tidak merokok;
5) Tidak mengonsumsi alkohol;
6) Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS);
7) Membersihkan lingkungan

(bgs)

Selengkapnya