Selesai Menabuh Baru Menari

Dipublikasikan Pada : Kamis, 20 Januari 2011, Dibaca : 895 Kali

Suka tida k suka kalau sudah disepakati dunia harus kita hadapai, inilah era globalisasi. Untuk dapat bersaing, mutu menjadi hal yang penting. Bagi negara maju bukanlah persoalan tetapi di Indonesia akan terus terdesak bila tidak membentengi produknya dengan standar mutu  yang baik.!--more-- Mie instan yang ditarik peredarannya di Taiwan contoh produk Indonesia yang masih hangat diperbincangkan dan masih banyak lagi produk kita yang ditolak. Tabung gas 3 kg yang sudah memakan korban menjadi persoalan lain yang timbul tetapi berdampak pada perilaku konsumen untuk mencari produk yang berkualitas. Disisi lain ada yang belum nyambung antara kebijakan pemerintah dan perilaku  konsumen. Banyak Selengkapnya

Menengok Perbatasan

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 24 Desember 2010, Dibaca : 1593 Kali

Berbicara mengenai daerah per- batasan antar negara pasti tidak jauh dari membandingkan antara fasilitas di Republik Indonesia dengan negara tetangga. Banyak anggapan yang beredar bahwa fasilitas

negara tetangga, misalnya Malaysia lebih baik. Masih ada hal lain yang sering dike- luhkan di sektor kesehatan, salah satu- nya adalah keterbatasan jumlah tenaga kesehatan yang bersedia bertugas di DTPK. Menteri Kesehatan dan Menteri PDT sepakat membangun daerah ter- pencil dan perbatasan.!--more--

DINKES KAB SAMBAS
Pembangunan kesehatan berlaku di seluruh Indonesia termasuk Daerah Ter-pencil Perbatasan Dan Kepulauan (DTPK). Pembangunan DTPK meru pakan prioritas dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.

Selengkapnya

Glaukoma Penyebab Kebutaan

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 24 Desember 2010, Dibaca : 1091 Kali

Gangguan penglihatan dan kebutaan masih menjadi masalah kes ehatan di Indonesia. Glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua di dunia termasuk Indonesia. Seiring dengan meningkat nya usia harapan hidup jumlah kasus glaukoma diduga akan terus bertambah. Glaukoma adalah peningkatan tekanan in tra okuler yang dapat menye babkan degenerasi saraf optik atau kelainan dalam lapang pandang yang umumnya ditemukan pada usia di atas 40 tahun. !--more--

Kebutaan akibat glaukoma merupak an kebutaan yang sifatnya ireversi bel. Apabila seseorang telah men derita kebutaan akibat glaukoma, tidak ada lagi penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk mengemba likan penglihatan orang tersebut. De teksi dini dan

Selengkapnya

Perencanaan Pusda Program Dit.Keskom

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 24 Desember 2010, Dibaca : 1112 Kali

Yogyakarta, Tanggal 3 hingga 6 Maret 2010, Direk-torat Bina Kesehatan Komunitas mengadakan pertemuan perencanaan pusat dan daerah. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menjalin koor- dinasi antara Pusat dan Daerah dalam menyusun perencanaan dan anggaran serta sosialisasi program-program di lingkungan Direktorat Bina Kesehatan Komunitas.

!--more--

Dalam pertemuan ini dihasilkan suatu rekomendasi yang merupakan ke- sepakatan bersama dari pakar dan seluruh peserta. Tahun 2010 meru- pakan tahun pertama dari RPJMN 2010-2014 yang memerlukan perha- tian pelaksana program di pusat dan daerah. Mengingat perlu adanya pe- nyesuaian kebijakan RPJMN 2005- 2009 dan RPJMN 2010-2014 se

Selengkapnya

Pembentukan Kabupaten/Kota Percontohan Bidang Kesehatan Kerja

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 03 Desember 2010, Dibaca : 1492 Kali

Tanpa adanya dukungan Pemerintah Daerah dan jajarannya akan sulit mengembangkan wilayah–wilayah percontohan bidang Kesehatan Kerja. Kementerian Kes- ehatan melalui Direktorat Bina Kese- hatan Kerja telah mengidentifikasi be- berapa Provinsi dan kabupaten / Kota dengan jumlah industri yang banyak di wilayah tersebut. Provinsi dan Kabupaten/Kota tersebut merupakan daerah pengembangan yang potensial, termasuk Kabupaten Semarang dan Kota Cilegon.!--more--

Pekerja merupakan tulang punggung perusahaan yang perlu mendapat perhatian agar mereka selalu dalam kondisi prima dalam melaksanakan tu- gas dengan produktivitas yang tinggi. Produktivitas pada akhirnya akan mempengaruhi kemajuan perusahaan d

Selengkapnya

Layanan Kesehatan bagi Korban Merapi

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 03 Desember 2010, Dibaca : 1465 Kali

Berdasarkan data dari Pusat Penanggulangan Krisis (PPK) Kementerian Kesehatan tanggal 18 November 2010 pukul 21.00 WIB, upaya kesehatan yang t!--more-- Berdasarkan data dari Pusat Penanggulangan Krisis (PPK) Kementerian Kesehatan tanggal 18 November 2010 pukul 21.00 WIB, upaya kesehatan yang telah dilakukan Kementerian Kesehatan antara lain pengoperasionalan Posko Kementerian Kesehatan dan Posko Utama Kesehatan Provinsi D.I. Yogyakarta di Jl. Tompeyan Yogyakarta, serta untuk Provinsi Jawa Tengah di Jl. Diponegoro, Magelang. Kegiatan lain yang dilakukan adalah setiap hari pukul 13.30-15.30 WIB melakukan Rakor Kluster Kesehatan Jateng-DIY di Dinkes Prov. DIY, dilanjutkan deng Selengkapnya

Imunisasi Campak Bagi Anak Pengungsi Merapi

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 03 Desember 2010, Dibaca : 878 Kali

Kementerian Kesehatan RI bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah segera melakukan imunisasi Campak bagi anak-anak di lokasi pengungsian bencana letusan gunung Merapi. Imunisasi rutin dilakukan !--more--setelah pengungsi kembali ke tempat tinggalnya atau hunian sementara (huntara). Dari jumlah orang yang berobat ke klinik atau pos pelayanan kesehatan, diketahui pola penyakit di lokasi pengungsian tertinggi adalah Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Untuk penyakit tidak menular, akan dilakukan pemeriksaan penyakit Hipertensi dan dampak polusi udara. Selain itu, juga melakukan pemantauan kepada pasien yang memperoleh obat TB Paru ( Selengkapnya

Kemenkes: Semua RS Wajib Layani Pasien Gawat Darurat

Dipublikasikan Pada : Kamis, 01 Januari 1970, Dibaca : 1059 Kali

Jakarta, 11 September 2017
Kementerian Kesehatan menyampaikan bela sungkawa dan menyesalkan kejadian yang merenggut nyawa bayi perempuan berinisial D (4 bulan) saat mendapat penanganan kegawatdarutan di IGD di salah satu RS Swasta di wilayah Kalideres, Bekasi, Jawa Barat.

 

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, drg. Oscar Primadi, MPH, menegaskan bahwa pasien peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) atau peserta BPJS Kesehatan bisa mendapatkan pelayanan kegawatdaruratan di RS yang belum bekerjasama dengan BPJSK dan tidak dikenakan biaya. UU Nomor 44 tahun 2009 Rumah Sakit dan UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, mewajibkan rumah sakit untuk mengutamakan penyelamat

Selengkapnya