Loading...

Safari Katarak Kurangi Backlog


Menurut survey kebutaan tahun 2005 provinsi jawa barat prevalensi kebutaan 3,6% yang disebabkan oleh katarak adalah 80,3%. BKMM Cikampek yang salah satu wilayah kerjanya di Jawa Barat mempunyai fungsi memberikan pelayanan kesehatan mata, baik didalam maupun luar gedung. Terkait dengan masalah katarak di masyarakat dan kemampuan melakukan operasi katarak ada fenomena backlog (penumpukan penderita katarak). Salah satu upaya BKMM dalam mengurangi backlog adalah melaksanakan operasi safari katarak untuk masyarakat yang tidak mampu. Pelaksanaan operasi katarak dimulai dengan screening oleh dokter–dokter yang telah dilatih oleh BKMM. Selanjutnya para penderita katarak yang telah terjaring akan dilakukan operasi katarak di puskesmas yang telah memenuhi persyaratan operasi katarak oleh tim dokter specialis mata. Perawatan pasca operasi dilakukan oleh dokter di puskesmas setempat. Kegiatan ini sudah dilakukan secara rutin baik yang dilakukan BKMM maupun atas permintaan Dinas Kesehatan Kab/Kota dengan frekuensi minimal dua kali dalam sebulan. Dalam setiap pelayanan operasi safari katarak dapat dilakukan operasi rata-rata 20-30 orang pasien. Dalam bulan Oktober 2010 ini telah dilakukan dua kali kunjungan safari katarak di Kab. Kuningan. Dana untuk kegiatan ini dapat dibiayai dari APBN, APBD dan pihak donor misalnya CBM. Kedepan diharapkan untuk mengurangi backlog, BKMM dapat memobilisasi dana dari berbagai sumber baik dari pemerintah, swasta dan masyarakat.▄ (red)