Loading...

Dirjen Bina Gizi dan KIA Mendorong Penguatan Pengetahuan Kesehatan di Tingkat Keluarga dan Masyaraka


Sambutan Pak DJPeningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar harus diimbangi dengan penguatan di tingkat keluarga dan masyarakat terkait pengetahuan dan keterampilan perawatan untuk kesehatan ibu dan anak, deteksi dini faktor resiko serta care seeking behaviour, pola pencaharian pertolongan kesehatan, hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA melalui sambutannya dalam pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

[caption id="attachment_8056" align="alignright" width="300"]Pembukaan Rakerkesda Pembukaan Rakerkesda Provinsi NTB[/caption]

Rakerkesda yang diselenggarakan di Senggigi Kabupaten Lombok Barat pada tanggal 5-7 Maret 2013 ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan dihadiri oleh Direktur Bina Kesehatan Anak, Direktur Bina Kesehatan Ibu, dan wakil dari lintas program Kementerian Kesehatan, Lintas Sektor di lingkungan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit, dan kepala desa terpilih dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat, serta wakil organisasi profesi.

Dengan mengambil tema “Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Dasar melalui Standardisasi Puskesmas Menyongsong BPJS 2014”, melalui Rakerkesda ini, diharapkan diperoleh rencana penguatan di tingkat pelayanan kesehatan dasar dan rujukan juga disertai dengan penguatan implementasi sistem rujukan baik terencana maupun emergensi. Upaya ini memerlukan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dengan Rumah Sakit dan adanya pemetaan regionalisasi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

[caption id="attachment_8055" align="alignleft" width="243"]pemberian penghargaan Pemberian Penghargaan kepada Kabupaten/Kota Berprestasi[/caption]

Pada kesempatan ini, Pemerintah Provinsi NTB memberikan penghargaan kepada Kabupaten Lombok Lombok Utara sebagai bentuk apresiasi karena pada tahun 2012 tidak ditemukan satupun kematian ibu. Selain itu  penghargaan juga diberikan kepada Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Utara untuk keberhasilannya dalam pencapaian indikator MDGs.