Loading...

International Conference : Research dan Application on Traditional Complementary & Alternative Medic


Tanggal 21 dan 22 Juni 2012, Kasubdit Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional Ketrampilan -dr. Yuniati Situmorang, M.Kes- dan Kasubdit Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional Ramuan –dr. Rini Yudi Pratiwi,MPET- menyampaikan paparanNational Policy on Traditional Medicine and The Role ofTraditional, Complementary And Alternative  Health Serviceyang dilanjutkan dengan diskusi interaktif dalam acara Konferensi International Pengobatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dasar kebijakan pelaksanaan pelayanan kesehatan tradisional alternatif dan komplementer adalah UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Selain itu diperkuat juga dengan amanah Presiden RI yang menyatakan bahwa jamu sebagai Brand of Indonesia dan didukung pula oleh komitmen international untuk mengintegrasikan yankestrad ke dalam pelayanan kesehatan. Prioritas program yankestradkom di tahun 2012 adalah pencapaian target Renstra yaitu 30% kab/kota dengan minimal 2 Puskesmasnya melaksanakan upaya kesehatan tradisional dan 36 rumah sakit mengintegrasikan yankestradkom sebagai pelayanan alternatif atau komplementer. Disamping itu juga dilakukan upaya implementasi regulasi terkait tradkom, optimalisasi peran dan fungsi Sentra P3T, pemanfaatan TOGA untuk selfcare mandiri, penguatan jejaring kemitraan dan dukungan yankestradkom dalam pencapaian MDG’s

Simposium yang berlangsung di Auditorium Mohamad Djazman diikuti oleh kalangan staf pengajar dan mahasiswa/i di lingkungan Universitas Muhammadiyah, praktisi pengobatan tradisional, tenaga kesehatan dan masyarakat umum. (Idward Y)