Loading...

Konsolidasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2013 Untuk Wilayah Timur Indonesia


IMG_0606

Bandung(16-19 Juli 2013), Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA melakukan pertemuan besar yang pelaksanaannya dibagi menjadi 3 wilayah untuk seluruh propinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Kesempatan ini merupakan kali terakhir yang diselenggarakan untuk wilayah timur Indonesia. Peserta yang hadir berasal dari 16 provin

si yaitu sebagian Jawa dan Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Bali, Ambon dan Irian Jaya.

Pertemuan Konsolidasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2013 Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA untuk Satuan Kerja Tugas Pembantuan tahun 2013 ini bertujuan untuk mendapatkan laporan keuangan dan Arsip Data Komputer dari 492 Satker Tugas pembantuan untuk dikompilasi menjadi laporan keuangan Esselon I serta dilkakukannya review laporan keuangan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI.

Pembukaan dilakukan oleh Sesditjen BinaGizi dan KIA,dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS. Dalam sambutannya Sesditjen menyampaikan bahwa pada awal tahun 2013 ini Ditjen Bina Gizi dan KIA sudah dilakukan konsolidasi laporan keuangan tahunan untuk tahun 2012, dan sekarang sudah melaksanakan lagi pertemuan konsolidasi laporan keuangan semester I untuk tahun 2013. Sesditjen memberikan apresiasinya kepada seluruh Provinsi/Kabupaten/Kota  yang telah melaksanakan lapoan keuangan dengan baik sehingga  Kementerian Kesehatan berhasil mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dengan Paragraf Penjelasan (DPP).

Selain itu juga Sesditjen berharap agar seluruh Provinsi/Kabupaten/Kota dapat melaksanakan pelaporan sesuai dengan sistem akutansi yang berlaku. Saat ini Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI juga sedang membuat sebuah roadmap yang mengatur apa yang harus dilakukan oleh Provinsi/Kabupaten/ Kota dalam pelaporan keuangan sehingga dapat mencapai WTP secara murni tanpa DPP.IMG_0616

Pertemuan yang berlangsung selama empat hari ini diisi dengan paparan, desk atau diskusi yang langsung dipandu oleh penanggungjawwab kegiatan di unit eselon I, dan di-review oleh tim dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Desk bertujuan untuk menyamakan data Sistem Akutansi Umum (SAU) dengan Sistem Akutansi Instansi (SAI) berdasarkan hasil rekonsiliasi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang dibuktikan dengan berita acara rekonsiliasi pada tahun 2013.  Selain itu desk diharapakan dapat menjaga data audited TA 2012 agar tidak berubah sesuai data audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2012. (Nurkhalida/Foto : Dwi Suswanto)