Loading...

Dit Bina Yankestradkom Susun Standar Pelayanan SPA


SPA  walau bukan berasal dari Indonesia  tetapi banyak diminati oleh masyarakat dan wisatawan manca negara. Sebagai salah satu dari pelayanan kesehatan tradisional  dan menjadi unggulan pengembangan wisata kesehatan menjadi keharusan untuk menjaga  dan meningkatkan mutu pelayanan melalui standar kesehatan pelayanan SPA yang tengah digodok di Kementerian Kesehatan .

[caption id="attachment_5975" align="alignleft" width="300"]pasie Ruang pelayanan SPA di salah satu daerah uji coba[/caption]

Sehat Pakai Air  (SPA) pada tahun 2004 telah diatur melalui Peraturan Menteri Kesehatan No 1205 tentang Persyaratan Pelayanan SPA , dalam kurun waktu 7 tahun sudah banyak perubahan terjadi untuk tetap memberikan pelayanan SPA terbaik di dunia, standar pelayanan SPA menjadi suatu yang penting.

Data pelayanan SPA di Indonesia mencapai ribuan  dari berbagai klasifikasi kecil, sedang dan besar. Yang membedakan pada klasifikasi tesebut adalah menu pelayanan yang diberikan yang tentunya mempengaruhi terapis SPA yang ada dan peralatan yang digunakan.

Pelayanan SPA  yang didalamnya terdapat unsur hidro terapi , penggunaan ramuan, massage dan aroma terapi serta musik/nada  untuk keseimbangan body, mind  dan spirit.  Proses pelayanan  SPA yang diawali dari persiapan kerja, pra perawatan, pelaksanaan dan pasca perawatan. Diharapkan para pengguna SPA saat pelayanan akan relaks. Sejak memasuki ruang  pelayanan SPA, ambient yang meliputi penataan ornament, aroma terapi, music/nada  dan lingkungan yang tenang dan sering juga memanfaatkan langsung keadaan alam dan para terapis SPA yang profesional (programmer) inilah yang menentukan keberhasilan pelayanan SPA,  diakhir pelayanan  akan  memberikan kesegaran, rejuvinasi dan revitalisasi sehingga fungsi organ tubuh menjadi meningkat . Disinilah SPA berfungsi dalam upaya promotif dan preventif.

[caption id="attachment_5976" align="alignright" width="249"]SPA2 Massage salah satu metode dalam pelayanan SPA .Sumber : dr Lianiwaty[/caption]

Penggunaan hidroterapi, ramuan, massage, dan aroma terapi yang ditawarkan oleh penyelenggara SPA mempertimbangkan keadaan kesehatan individu yang dalam pohon keilmuannya memperhatikan biocultura.

Standar yang memuat indikasi , kontra indikasi  dan apa yang sebaiknya dilakukan oleh terapi SPA menjadi perhatian utama dari Sektor Kesehatan sehingga klien benar-benar menjadi relaks dan sehat  yang tengah di uji coba dapat terus meningkatkan pelayanan SPA yang semakin eksis di dunia. (Andewi)