Loading...

Jangan Kendor, Tetap Lakukan Prokes !!!


Salatiga - Kasus positif COVID 19 di Indonesia menunjukan penurunan, begitu juga dengan tingkat keterisian Rumah Sakit karena COVID 19 turun. Namun demikian, pemerintah terus menghimbau masyarakat untuk tidak bereuforia secara berlebihan dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Hal ini dilakukan untuk menghadapi lonjakan kasus.

Masyarakat menjadi pemeran penting dalam pelaksanaan prokes. Ketidakdisiplinan masyarakat dalam menjalankan prokes dengan benar dan ketat akan menjadi masalah di kemudian hari. Ditjen Kesehatan Masyarakat sebagai penggerak promotif preventif, mendorong pelaksanaan protocol kesehatan termasuk pelaksanaannya di tempat umum. Plt Ditjen Kesehatan Masyarakat, Drg Kartini Rustandi, M.Kes beserta tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melihat secara langsung pelaksanaan prokes masyarakat di beberapa tempat umum antara lain pasar di Kota Salatiga serta mall dan bioskop di Kota Semarang (18/9).

Terlihat masyarakat telah melaksanakan prokes salah satunya adalah dengan menggunakan masker. Pengelola tempat umum juga turut menghimbau masyarakat untuk menjalankan prokes melalui pemasangan imbauan-imbauan di beberapa titik untuk melaksanakan prokes serta penyediaan sarana prasarana yang mendukung pelaksanaan protokol kesehatan masyarakat. Meski demikian, masih ditemukan ketidakdisiplinan masyarakat seperti tidak menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Ini menjadi tantangan bagi semua pihak, untuk terus mengedukasi sekaligus mendorong masyarakat untuk tidak lalai dan patuh menjalankan protes terutama di tempat umum.

Mari saling bekerjasama dengan mematuhi dan menjalankan prokes untuk kesehatan bersama. Melalui disiplin prokes, diharapkan penyebaran COVID 19 di Indonesia dapat dikendalikan. Selanjutnya, masyarakat tetap dapat hidup produktif dan sehat, sehingga perekonomian Indonesia akan tumbuh dan aspek sosial dapat berjalan normal. (epw)