Loading...

Webinar HAN 2021, Pentingnya Buku KIA untuk Orangtua Pantau Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak Pada Masa Pandemi



Jakarta - Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi akses anak ke fasilitas pelayanan kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Orang tua atau keluarga harus meningkatkan perannya dalam menjaga kesehatan dan memantau tumbuh kembang anak secara mandiri, menggunakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),


Selain berfungsi sebagai media pencatatan, buku KIA juga digunakan sebagai media Komunikasi Informasi den Edukasi (KIE) bagi ibu hamil dan balita untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin.


Menurut data Riskesdas 2018 menunjukkan 75,2 persen ibu hamil dan 65,9 persen balita (0-59 bulan) memiliki buku KIA. Namun, walaupun kepemilikan buku KIA cukup tinggi, kita menghadapi tantangan penggunaan buku KIA yaitu pengisiannya yang masih belum optimal.


Berangkat dari hal tersebut dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 dan guna mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak pada masa pandemi, Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan PT Tirta Investama (grup Danone Indonesia), menyelenggarakan webinar dan social media challenge-HAN 2021 dengan tema Pentingnya Buku KIA untuk Orangtua Pantau Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak Pada Masa Pandemi. Acara ini diadakan secara daring pada Kamis, 29/07/2021 dengan peserta dari media, blogger, pengurus PKK, Posyandu, dan pegiat kesehatan ibu dan anak.


Kartini Rustandi selaku Plt. DIrjen Kesehatan Masyarakat dalam sambutannya mengingatkan orang tua untuk tetap memantau pertumbuhan dan perkembangan anak mereka walau pandemi Covid-19 masih melanda. Dalam hal ini, orang tua dapat memanfaatkan Buku KIA.


Sementara itu Koordinator Poksi Kesehatan Balita dan Anak Usia Prasekolah Ni Made Diah, mengatakan, Buku KIA edisi terbaru yakni edisi revisi ketiga tahun 2020, mengintegrasikan beberapa catatan yang dulunya terpisah, salah satunya Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita.


Dr. dr. Fitri  Hartanto, Sp.A(K) sebagai narasumber webinar mengatakan “Buku KIA yang diproduksi oleh Kementerian Kesehatan semakin penting untuk dimiliki oleh para orang tua, khususnya ibu hamil agar dapat melakukan pemantauan tumbuh kembang anak sebagai deteksi dini.”


Oleh karenanya, untuk memperluas dampak edukasi mengenai Buku KIA ini, Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI dan PT Tirta Investama mengajak keterlibatan berbagai pihak untuk turut aktif mengedukasi para orang tua agar dapat memahami isi Buku KIA, memanfaatkan untuk pemantauan tumbuh kembang anak dan memastikan kelengkapan layanan kesehatan yang didapatkan oleh ibu dan anak. (Erl)