Loading...

Workshop SPIP Terintegrasi Pada Ditjen Kemas Berdasarkan PP nomor 60 Tahun 2008


Bekasi – Pada tahun 2022 ini Kementerian Kesehatan mengimplementasikan 2 hal besar yaitu, kebijakan pelaksanaan anggaran 1 DIPA dan implementasi Permenkes Nomor 5 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan. Akibat dari pelaksanaan 1 DIPA ini menghapus 5 satuan kerja (satker) eselon 2 menjadi 1 satker yaitu satker Sekretariat Ditjen Kesmas.

Terkait hal tersebut, dalam hal penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) mengamanatkan agar pimpinan instansi atau unit kerja bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan kebijakan/program yang dijabarkan ke dalam beberapa kegiatan yang dimulai sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan/pertanggungjawaban Ditjen Kesmas.

Peraturan tersebut menyatakan bahwa pelaksanaan kebijakan/program dilakukan secara integral antara tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perudang-undangan.

Penerapan SPIP di lingkungan Ditjen Kesmas diharapkan dapat mendorong seluruh satuan kerja untuk melaksanakan kebijakan/program yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan yang bermuara pada tercapainya sasaran dan tujuan organisasi.

Dalam rangka mengoptimalkan implementasi PP Nomor 60 tahun 2008 tersebut, Ditjen Kesmas mengadakan workshop coaching eksternal SPIP terintegrasi yang dilaksanakan di Cibubur, Bekasi pada 26-30 September 2022.

Workshop tersebut bertujuan agar penerapan tata kelola organisasi, manajemen risiko, dan pengendalian intern pada Ditjen Kesmas dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk dapat menilai maturitas SPIP terintegrasi pada seluruh satuan kerja Ditjen Kesmas.

Kegiatan workshop coaching ini dihadiri oleh peserta dari Setditjen Kesmas, unit eselon 2 dan 3 UPT Ditjen Kesmas. Dengan menghadirkan narasumber dari BPKP dan pelatih/coach dari Inspektorat Jenderal Kemenkes yang selalu memberikan pendampingan dan pengawasan kepada Ditjen Kesmas dalam pelaksanaan kegiatan dan penyelenggaraan pengelolaan keuangan agar selalu transparan, efektif, efisien, dan akuntanbel. (Erl)