Loading...

Profil Pejabat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat


Berikut adalah data beberapa pejabat yang terdapat di lingkungan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.


Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat

dr. Maria Endang Sumiwi, MPH

Perempuan kelahiran Merauke ini dilantik sebagai Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat pada tanggal 4 Maret 2022. Beliau adalah lulusan Fakultas Kedokteran dari Universitas Gajah Mada dan meraih gelar Master of Science in Public Health dari Universitas Umea, Swedia ini sebelumnya aktif di berbagai lembaga nasional dan internasional seperti Eijkman Institute, Medecins Sans Frontieres, WHO dan Unicef.


Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat pada tanggal 10 Februari 2022, perempuan kelahiran Palembang tahun 1972 ini pernah menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung sejak tahun 2020, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik sejak tahun 2018. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan meraih Magister Epidemiologi pada universitas yang sama. Penghargaan terakhir yang diterima adalah Bhakti Karya Husada Dwi Windu (16 Tahun).


Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia

drg. Kartini Rustandi, M.Kes

Perempuan kelahiran Bandung ini sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat sejak tahun 2020, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga sejak tahun 2016. Peraih gelar Magister Kesehatan dari Universitas Indonesia ini dilantik sebagai Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia pada tanggal 10 Februari 2022. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.


Direktur Gizi Kesehatan Ibu dan Anak

dr.Erna Mulati, MSc,. CMFM

Perempuan kelahiran Surabaya tahun 1963 ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Kesehatan Keluarga sejak tahun 2019, Kepala Sub Direktorat Penanggulangan Masalah Gizi, Direktorat Gizi tahun 2018-2019, dan Kepala Sub Direktorat Pengawasan Sarana Produksi dan Distribusi, Direktorat Pengawasan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga tahun 2016-2018. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dan Master of Science, Clinical Medicine Family Medicine dari Philippine University Manila ini dilantik sebagai Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu Anak pada tanggal 10 Februari 2022. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.


Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

dr. Imran Agus Nurali, SpKO

Sebelum menjabat sebagai Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat pada 20 November 2020. Pria kelahiran Jakarta tahun 1964 ini menjabat sebagai Direktur Kesehatan Lingkungan, Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2016. Beliau meraih gelar Spesialis Kedokteran Olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Penyehatan Lingkungan dan Kasubdit Bina Kapasitas Kerja, Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga. Penghargaan yang terakhir diterima adalah Satyalancana Karya 20 Tahun.


Direktur Kesehatan Jiwa

drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid 

Sebelum dilantik sebagai Direktur Kesehatan Jiwa pada tanggal 10 Februari 2020, beliau menjabat sebagai Direktur Kesehatan Lingkungan sejak tahun 2020, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan tahun 2018. Perempuan kelahiran Pangkal Pinang ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara dan meraih gelar Magister Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Penghargaan terakhir diterima adalah Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.


Direktur Tata Kelola Kesehatan Masyarakat

dr. Mayang Sari, M.A.R.S

Perempuan kelahiran Bandung tahun 1972 dilantik sebagai Direktur Tata Kelola Kesehatan Masyarakat pada 14 April 2022. Beliau adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan meraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit di Universitas Indonesia.